Halo! Aku yakin kalian yang sedang membaca ini pasti berniat buat mengikuti SPMB dan ingin menjadi salah satu mahasiswa/i di PKN STAN. Well, Selamat! Karena, ini adalah salah satu dari sekian banyak usaha kalian, buat lulus SPMB, yaitu mencari informasi. So, Aku doakan semoga apa yang kalian cita-citakan terwujud ya.
Politeknik Keuangan Negara STAN
Mungkin sebagian dari kalian udah pada tahu PKN STAN itu apa. Tapi, aku mau perjelas lagi disini. PKN STAN atau Politeknik Keuangan Negara STAN (dulu namanya STAN singkatan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, sekarang karena udah jadi politeknik, nama STAN bukan singkatan lagi) adalah perguruan tinggi kedinasan dibawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) yang menyelenggarakan Program Studi Diploma di bidang Keuangan Negara dan setelah lulus nanti langsung diangkat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS.
Nah, pada tahun 2018, pertama kalinya, di awal pendaftaran, pendaftar PKN STAN bisa memilih jalur Kemenkeu atau Non-Kemenkeu. Buat yang belum tahu, pemilihan jalur ini dimaksudkan buat nentuin dimana kalian akan bekerja ketika lulus dari PKN STAN nanti. Bagi yang memilih jalur kemenkeu sudah jelas, kalian akan bekerja dibawah kemenkeu. Misalnya DJP, DJBC, DJPb, dan sebagainya. Begitu juga dengan yang non-kemenkeu, artinya ketika lulus dari PKN STAN nanti, kalian akan ditempatkan di kementerian selain kemenkeu. Misalnya BPK, BNN, Bawaslu, dll. Tapi, antara pemilih jalur Kemenkeu dan Non-Kemenkeu sama-sama kok belajarnya, ngga ada perbedaan. Kampus buat belajarnya pun juga sama. Yeaap, di Bintaro Tangerang Selatan.
Di PKN STAN ada jurusan dan prodi apa aja si?
Jadi, di PKN STAN itu ada 4 jurusan. Nah, nanti di setiap jurusan itu ada prodi yang berbeda.
1. Jurusan Akuntansi ada dua program studi
yaitu, D-III Akuntansi dan D-IV Akuntansi. Untuk D- IV Akuntansi ini,
pada tahun 2018 ngga buka pendaftaran. Tapi bisa jadi tahun 2019 buka. Ngga
bisa dipastikan, karena tiap tahun beda-beda.
2. Jurusan Pajak ada tiga program studi
yaitu, D-I Pajak, D-III Pajak, dan D-III PBB/Penilai
3. Jurusan Kepabeanan dan Cukai ada dua
program studi yaitu, D-I Kepabeanan dan Cukai dan D-III Kepabeanan dan Cukai
4. Jurusan Manajemen Keuangan ada tiga program
studi yaitu, D-I Kebendaharaan Negara, D-III Kebendaharaan Negara,
dan D-III Manajemen Aset
Disini aku ngga akan jelasin satu-satu apa aja yang dipelajari setiap jurusan. Kalian bisa cari sendiri di website lain. Yang jelas untuk D-I kalian kuliah cuman 1 tahun (2 semester), sedangkan D-III kalian akan kuliah selama 3 tahun (6 semester). Sekilas info aja ini kuota penerimaan tahun lalu.
Berdasarkan PENG-46/PKN/2018
Teeerus, berdasarkan instagram officialnya @pknstan, total peserta yang mengikuti ujian SPMB PKN STAN 2018 tercatat sebanyak 130.069 orang. Dari 130.069 orang tersebut dipilih 7.301 diantaranya. Ya bisa kira-kiralah persaingannya gimana. Tapi tenang aja, kalo rejeki ngga akan kemana ko hehe.
Nah, kalo ini data rekapitulasi pendaftar tiap prioritas. Bisa dilihat kan, pendaftar kemenkeu banyak banget dan prodi D-III Pajak jadi prodi yang paling diminati pada prioritas pertama.
Untuk lebih jelasnya, tentang tata cara dan persyaratan pendaftaran kalian bisa liat pengumuman tahun lalu (Peng-46/PKN/2018). Biasanya kurang lebih sama. Tapi, bisa aja beda ya. Karena tiap tahun beda-beda
Tes masuk PKN STAN apa-apa aja?
Berdasarkan tahun lalu, tes masuk PKN STAN cuman 1 tahap doang, yaitu ujian berbasis CAT (Computer Assisted Test). Tapi, khusus pendaftar jurusan Kepabeanan dan Cukai ada tes kesehatan dan kebugaran. Kalau tahun 2017, tes kesehatan dan kebugaran berlaku bagi semua jurusan nah, tahun 2018, hanya pendaftar jurusan Kepabeanan dan Cukai aja yang ikut tes kesehatan dan kebugaran. So, balik lagi, tiap tahun beda-beda. Berdoa ajaa.
Ujian berbasis CAT ini terdiri atas 3 jenis mata ujian yang diujikan. Yaitu, Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang terbagi lagi menjadi TWK, TIU, dan TKP. Lalu, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). Di setiap mata ujian tersebut ada ambang batas (atau istilah gampangnya KKM) yang harus dicapai setiap peserta ujian. Apabila ada satu aja yang ngga nyampai, maka sudah pasti gugur, sekalipun nilai di mata ujiannya yang lain tinggi sekali. Berikut detail jumlah soal, waktu, penilaian, dan nilai ambang batasnya.
Ujian berbasis CAT ini terdiri atas 3 jenis mata ujian yang diujikan. Yaitu, Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang terbagi lagi menjadi TWK, TIU, dan TKP. Lalu, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). Di setiap mata ujian tersebut ada ambang batas (atau istilah gampangnya KKM) yang harus dicapai setiap peserta ujian. Apabila ada satu aja yang ngga nyampai, maka sudah pasti gugur, sekalipun nilai di mata ujiannya yang lain tinggi sekali. Berikut detail jumlah soal, waktu, penilaian, dan nilai ambang batasnya.
Berdasarkan PENG-62/PKN/2018
Ada beberapa poin yang harus di perhatikan disini. Pertama, lolos ambang batas bukan berarti lulus ujian masuk. Nyatanya, pada tahun 2018, ditemukan sebanyak 19.299 peserta yang lolos ambang batas. Nah, jumlahnya jauh kan melebihi jumlah kuota yang tersedia. Jadi, dari 19.299 orang yang lolos ambang batas, nilainya akan di peringkat. Sistem peringkat nilainya sendiri, secara nasional yaa, bukan per daerah. Terus, nilai yang di peringkat kan merupakan total dari nilai TPA dan TBI. Apabila ternyata ada anak yang nilai total TPA TBI sama, maka akan diperingkatkan lagi berdasarkan jumlah total mata ujian SKD yang terdiri atas TWK, TIU, dan TKP. Jadi intinya, nilai total TPA TBI dulu yang diperingkat, kalau misal ada nilai yang sama, baru diperingkat lagi berdasarkan nilai total SKD. Nih aku kasih contoh. Misalkan ada lima anak yang nilainya sebagai berikut
Karena anak diperingkat berdasarkan nilai total TPA TBI, maka anak B yang memiliki nilai total TPA TBI paling tinggi dari keempat anak lainnya, memperoleh peringkat ke-1. Sedangkan untuk anak C dan E yang memiliki nilai total TPA TBI yang sama, nilai SKD selanjutnya yang diperingkat, untuk menentukan siapa diperingkat ke-2. Terlihat total SKD C lebih tinggi, berarti C peringkat ke-2 dan E peringkat ke-3. Begitu pula pada anak A dan D yang memiliki nilai total TPA TBI yang sama. Maka, selanjutnya nilai total SKD yang menentukan peringkat mereka. Karena A memiliki nilai total SKD yang lebih tinggi daripada D, maka A peringkat ke-4, dan D peringkat ke-5. Begitu seterusnya, sampai memenuhi kuota yang tersedia.
Untuk lebih jelasnya lagi kalian bisa baca-baca PENG-62/PKN/2018 dan cari-cari info di instagramnya @pknstan karena sistem penilaian tahun lalu bener-bener transparan.
Sekedar info lagi, buat target kalian kalau tahun lalu itu nilai terendah untuk pendaftar kemenkeu total TPA TBI nya berjumlah 146. Sedangkan untuk pendaftar non kemenkeu TPA TBI nya berjumlah 106.
Pengalaman Tes SPMB PKN STAN 2018
Itulah sekilas tentang ujian SPMB tahun lalu. Sekaraaang aku mau sharing pengalaman aku ikut SPMB tahun lalu gimana. Sebelumnya, aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yang gagal SNMPTN, SBMPTN, dan beberapa ujian mandiri masuk PTN lainnya. Kecewa sih, karena jujur aja, aku lebih fokus belajar buat masuk PTN ketimbang Perguruan Tinggi Kedinasan. Bahkan, Aku udah mulai belajar buat SBMPTN dari awal liburan semester genap kelas 11 karena aku tahu jurusan yang aku pilih banyak peminatnya.
Well, disini aku benar-benar ngga mempertimbangkan sama sekali SNMPTN karena aku sering denger cerita kalau banyak orang yang udah berharap banget masuk SNMPTN eh ternyata pas pengumuman gagal. Sedangkan, seperti yang udah kita tahu kalau waktu pengumuman SNMPTN dengan ujian SBMPTN dekatan (gatau kalo tahun ini gimana). Otomatis waktu belajar buat SBMPTN dikit kan daan ujung-ujungnya gagal juga di SBMPTN. Nah, makanya dari awal aku udah belajar SBMPTN. Kalau pun misalnya, ternyata lulus SNMPTN, ngga rugi kan belajar? Rugi sih sebenarnya, berkurang waktu main dengan temen-temen (Engga, engga bercanda doang haha)
Lanjut nih, jadi singkatnya aku gagal SNMPTN karena ternyata ada temen angkatanku yang nilainya diatas nilaiku, mengambil prodi yang sama denganku. Dianya lolos, akunya engga wkwk. Tapi gapapalah berarti emang bukan rejeki aku. Next, jadilaah di sisa-sisa waktu, aku belajar bener-bener SBMPTN dengan bermodalkan zenius, buku wangsit dan buku lain yang belinya di gramedia. Rajin juga ikut try out, terus pernah dapet hadiah karna hasil try outnya lolos passing grade
Btw, kelas 12 aku sama sekali ngga ada ikut bimbel cuman les privat MTK doang. Berdasarkan pengalaman kelas 11, menurutku bimbel kurang efektif. Tapi, balik lagi ke diri sendiri, enaknya belajar gimana. Kalau aku pribadi lebih suka menjadwal sendiri waktu belajar. Misalnya, hari ini aku malas banget belajar, jadi bisa tuh seharian main game dari pagi sampai malam atau kalau ngga jalan-jalan seharian. Tapi, besoknya ya belajar serius. Sedangkan, kalo misalnya aku di bimbel, jadwal belajarnya kan udah ditetapin ya, dengan aku yang moody-an belajar, Alhasil aku banyak bolos paraah. Jadi yaa tergantung dari diri masing-masing. Ada juga kok orang yang lebih suka bimbel karena udah terjadwal dan lebih terstruktur.
Oke, lanjut. Jadi, selain belajar SBMPTN aku juga mempersiapkan diri buat ikut tes masuk STAN. Dulu kan tahunya ujian masuk STAN ada lari 12 menit tuh. Naah, tiap pagi aku bangun dong buat lari 12 menit, mantep lah padahal aku orangnya mageran olahraga. Setelah berhari-hari aku coba lari, ngga ada kemajuan gitu. Memang sih dari 12 menit itu aku ngga berhenti larinya, tapi jaraknya ngga nambah-nambah haha. Jadinya lama-lama aku males. Pas disini aku mulai kurang percaya diri sama STAN. Tapi, orang tua aku, terutama ibu, selalu bilang buat berdoa minta sama yang diatas kali aja kebijakan berubah.
Dan beneran berubah.
Waktu itu bulan april pembukaan pendaftaran SPMB. Aku baca pengumumannya. Yaap, tes kesehatan dan kebugaran cuma buat pendaftar jurusan Kepabeanan dan Cukai. Dari sini aku mulai bersemangat dan bersyukur banget. Awalnya agak ngga percaya juga sih karena kebetulan pas tahun aku, tes kesehatan dan kebugaran cuman berlaku buat jurusan Kepabeanan dan Cukai. Padahal tahun-tahun sebelumnya, semua jurusan harus tes kesehatan dan kebugaran. So, jangan pernah lupain doa.
Next, dengan mantap aku daftar SPMB PKN STAN. Nah, waktu daftar ini, aku bener-bener ngasal milih jalur dan prodi. Bahkan aku ngga ngerti secara spesifik bedanya kemenkeu dan non kemenkeu, bego banget ya. Alhasil aku asal milih jalur kemenkeu dan prodinya aku milih prioritas 1 D-III Akuntansi, prioritas 2 D-I Pajak, dan prioritas 3 D-III Pajak. Kenapa D-I pajak duluan? seharusnya D-III pajak duluan kan. Alasannya, karena aku mengurutkan berdasarkan jumlah kebutuhan yang paling banyak haha parah si. Pokoknya waktu itu, aku ngga mempermasalahkan prodi lah.
Lanjut nih, abis daftar SPMB, aku memutuskan buat fokus ke Ujian Nasional dulu. Walaupun sebenarnya yang aku pelajari materi SBMPTN wkwk. Setelah UN selesai, baru aku fokus ke SBMPTN dengan porsi belajar yang meningkat. Pas disini, aku sama sekali ngga mikirin SPMB karena merasa masih lama ujiannya. Lagian juga di SBMPTN ada TPA dan bahasa inggris. Ya itung-itung sekalian belajar buat TPA TBI STAN.
Singkatnya, tanggal 8 mei aku tes SBMPTN. Sebagai orang yang udah belajar jauh-jauh hari, jujur aku merasa percaya diri haha. Terus sambil menunggu pengumuman SBMPTN, aku liburan lah sebentar. Eh, tiba-tiba keluar pengumuman hari dan sesi tes masuk STAN. Aku kena hari pertama banget sesi kedua. Yaap, berakhirlah liburan.
Nah, waktu itu aku ingat banget mulai belajar SPMB H-22. Pokoknya, 22 hari itu aku lebih ke latihan soal TPA, terus kalau TBI, aku belajar ulang tentang grammar dengan bantuan zenius, TWK belajar seadanya, TIU sekalian belajar sama TPA, TKP belajarnya H-1.
Tanggal 28 Juni 2018, Sesi II, Jam 11.30
Aku berangkat dari rumah 2 jam sebelum tes dimulai. Diantar sama kedua orang tua. Keawalan banget ya? Engga kok, sampai disana udah lumayan rame peserta lain. Sebelum masuk ke lokasi ujian aku salam dan minta doa restu sama orang tua biar dimudahkan ujiannya. Nah, sebelum aku masuk ke ruang tunggu ujian, aku diarahkan oleh panitia untuk verifikasi data. Buat diperiksa kelengkapan dan kecocokan data dengan KTP. Hal ini dilakukan biar ngga ada kecurangan ya. Kalo udah selesai verifikasinya dicap tangannya sebagai bukti udah terverifikasi. Terus abis verifikasi data, aku dibawa ke ruangan lain buat naroh tas. Semua barang seperti HP, dompet, alat tulis, bahkan air minum pun harus di tas. Peserta hanya diperbolehkan membawa BPU dan KTP. Alhasil selama diruang tunggu, aku mencoba diam biar ga haus. Lumayan capek sih nunggu dan diem selama kurang lebih 1,5 jam. Tapi ya mau gimana lagi ya. Oh iya, pas di ruang tunggu, para peserta ditayangin video gimana cara ngerjain soalnya nanti, karena seperti yang udah kita tahu, ujiannya pakai komputer.
Well,ga terasa udah mau jam nya buat sesi kedua. Kita diarahkan panitia buat masuk ke ruangan ujian. Ruangannya dingin banget parah wkwk. Terus, kita dipersilahkan duduk dan bebas memilih komputer. Setelah itu kita diberikan kertas buram, pensil dan penghapus. Lalu, barulah kita diperkenankan buat login peserta.
Ujian pertama SKD. Aku memilih buat mengerjakan TKP dulu abis itu TWK dan terakhir hitung-hitungan, TIU. Setelah waktunya selesai, secara otomatis nilai langsung keluar. Alhamdulillah semuanya lolos ambang batas. Next, TPA. Di TPA ini, aku ngerjain sebanyak-banyaknya soal buat menunjang nilai aku karna aku sadar kemampuan di TBI. Yaa, alhamdulillah di TPA juga lolos ambang batas dengan nilai yang lumayan.
Terakhir TBI. Tinggal satu lagi. Nah, waktu ngerjain TBI, aku sempet mikir gimana ya kalo aku misalnya gagal disini. Well, secara soal nya mantap banget, error recognition nya parah terus waktunya singkat pula. Tapi aku tetep berusaha konsenterasi dan positif. Jadilaah, selama ngerjain TBI aku ngga henti berdoa, berharap jawaban yang aku pilih benar. Karna aku ngga yakin jawaban yang benar yang mana. Pas detik-detik terakhir, aku mencoba buat mempersiapkan diri apapun hasilnya. Dan alhamdulillah lolos ambang batas. Setelah ujian selesai aku catat nilaiku di kertas BPU dan keluar dari lokasi ujian. Oh iya, btw kertas buramnya ngga boleh dibawa keluar makanya aku catet nilai di kertas BPU. Disini aku salut banget sama panitia, benar-benar bersih dan transparan.
Nah, sambil menunggu pengumuman SPMB PKN STAN, tanggal 3 juli pengumuman SBMPTN keluar. Yaaap, seperti yang sudah aku bilang. Aku gagal. Kecewa iya. Tapi, orang tuaku selalu bilang kalo itu belum rejeki dan mungkin pilihan yang aku pilih bukan pilihan yang terbaik, ambil aja hikmahnya. Aku yang sempat kecewa mulai semangat lagi buat ikutan ujian mandiri. Waktu itu, Aku ikut mandiri universitas luar kotaku dan mandiri univ di kotaku. Mandiri univ luar gagal. Mandiri univ di kotaku belum pengumuman. Sekarang pilihan aku ada tiga. Lulus mandiri, lulus SPMB, atau gap year dan ikut SBMPTN dan SPMB tahun depan. Aku tentunya berharap lulus SPMB. Tapi, kali ini gamau terlalu berharap ntar gagal lagi kaya SBMPTN. Kalaupun lulus mandiri juga alhamdulillah, mana yang terbaiklah pokoknya.
Di jadwal, pengumuman SPMB jatuh pada tanggal 1 Agustus. Tapi engga tahu kenapa dimajukan, jadi tanggal 28 Juli dan itu bertepatan dengan pengumuman ujian mandiri PTN di kotaku. Aku yang engga tahu pengumuman SPMB dimajukan, pagi-pagi baru bangun, tiba-tiba temen-temen pada ngucapin selamat. Aku kira aku lolos mandiri ternyata aku lolos SPMB juga. Namaku tercantum di pengumuman kelulusan dan diterima di prodi prioritas pertama, D-III Akuntansi. Lalu temenku juga ada yang ngirimin foto koran, isinya pengumuman mandiri. Nama aku juga tercantum disana, diterima pada jurusan pertama, TI.
Tips Bagi Pendaftar SPMB PKN STAN 2019!
Makasih, bagi kalian yang udah baca sampai disini. Aku harap semoga usaha kalian semuanya terjawab! tetap semangat! Nah, sekarang aku mau merangkum beberapa tips buat kalian para pejuang PKN STAN 2019. Sebenarnya kalau bicara tentang tips intinya doa dan usaha aja, tapi disini ada beberapa yang mau aku tambahin. Terus, nanti aku juga mau bagiin beberapa file latihan soal yang aku dapat dari internet juga. Feel free to download!
Tips yang pertama : Kenali diri. Pikirkan dengan matang, kalau udah yakin dengan pilihan, cari informasi. Informasi itu penting banget (jangan kaya aku yang nyari info setengah-setengah). Kalau bisa kalian catet poin-poin yang penting. Secara gimana mau "ngalahin" ujiannya kalo kitanya aja ngga tau ujiannya apa. So, jangan malas ya buat baca dan cari informasi.
Tips yang kedua : Kalo udah tau nih apa yang mau dihadapi, coba diskusiin sama orang tua. Minta dukungan karena dukungan itu bener-bener penting. Bisa jadi alasan buat kita untuk terus semangat.
Tips yang ketiga : Barulah belajar dan bikin strategi. Setiap orang pasti punya metode belajar sendiri-sendiri. Nah, kalian cari enaknya gimana nih belajarnya. Kalau aku pribadi, aku buat jadwal dan komitmen sama diri. Kalau waktunya main, ya main. Gausah mikirin belajar. Kalau waktunya belajar ya belajar jangan main. Waktu pas belajar, kalian juga mesti cari gimana caranya biar efektif. Karena kadang udah belajar berjam-jam tapi rasanya ga ada sama sekali yang nyangkut di otak. Ya, itu sama aja buang-buang waktu. Makanya penting juga nentuin cara belajar yang benar dan efektif. Kalau aku, cara belajar aku dengan merangkum. Jadi kalau udah baca buku atau nonton video pembelajaran, aku rangkum semua yang aku dapat dengan bahasa aku sendiri. Alhasil aku lebih ngingat semuanya, ketimbang cuma baca. Walaupun memang agak lama buat ngerangkum semuanya, tapi ngga ada hasil yang mengkhianati usaha kok. Et, jangan lupa juga abis belajar, latihan soal. Biar terbiasa.
Tips yang keempat : Usaha udah, tinggal apa? doa. Jangan pernah capek buat berdoa.
Well, disini aku benar-benar ngga mempertimbangkan sama sekali SNMPTN karena aku sering denger cerita kalau banyak orang yang udah berharap banget masuk SNMPTN eh ternyata pas pengumuman gagal. Sedangkan, seperti yang udah kita tahu kalau waktu pengumuman SNMPTN dengan ujian SBMPTN dekatan (gatau kalo tahun ini gimana). Otomatis waktu belajar buat SBMPTN dikit kan daan ujung-ujungnya gagal juga di SBMPTN. Nah, makanya dari awal aku udah belajar SBMPTN. Kalau pun misalnya, ternyata lulus SNMPTN, ngga rugi kan belajar? Rugi sih sebenarnya, berkurang waktu main dengan temen-temen (Engga, engga bercanda doang haha)
Lanjut nih, jadi singkatnya aku gagal SNMPTN karena ternyata ada temen angkatanku yang nilainya diatas nilaiku, mengambil prodi yang sama denganku. Dianya lolos, akunya engga wkwk. Tapi gapapalah berarti emang bukan rejeki aku. Next, jadilaah di sisa-sisa waktu, aku belajar bener-bener SBMPTN dengan bermodalkan zenius, buku wangsit dan buku lain yang belinya di gramedia. Rajin juga ikut try out, terus pernah dapet hadiah karna hasil try outnya lolos passing grade
Btw, kelas 12 aku sama sekali ngga ada ikut bimbel cuman les privat MTK doang. Berdasarkan pengalaman kelas 11, menurutku bimbel kurang efektif. Tapi, balik lagi ke diri sendiri, enaknya belajar gimana. Kalau aku pribadi lebih suka menjadwal sendiri waktu belajar. Misalnya, hari ini aku malas banget belajar, jadi bisa tuh seharian main game dari pagi sampai malam atau kalau ngga jalan-jalan seharian. Tapi, besoknya ya belajar serius. Sedangkan, kalo misalnya aku di bimbel, jadwal belajarnya kan udah ditetapin ya, dengan aku yang moody-an belajar, Alhasil aku banyak bolos paraah. Jadi yaa tergantung dari diri masing-masing. Ada juga kok orang yang lebih suka bimbel karena udah terjadwal dan lebih terstruktur.
Oke, lanjut. Jadi, selain belajar SBMPTN aku juga mempersiapkan diri buat ikut tes masuk STAN. Dulu kan tahunya ujian masuk STAN ada lari 12 menit tuh. Naah, tiap pagi aku bangun dong buat lari 12 menit, mantep lah padahal aku orangnya mageran olahraga. Setelah berhari-hari aku coba lari, ngga ada kemajuan gitu. Memang sih dari 12 menit itu aku ngga berhenti larinya, tapi jaraknya ngga nambah-nambah haha. Jadinya lama-lama aku males. Pas disini aku mulai kurang percaya diri sama STAN. Tapi, orang tua aku, terutama ibu, selalu bilang buat berdoa minta sama yang diatas kali aja kebijakan berubah.
Dan beneran berubah.
Waktu itu bulan april pembukaan pendaftaran SPMB. Aku baca pengumumannya. Yaap, tes kesehatan dan kebugaran cuma buat pendaftar jurusan Kepabeanan dan Cukai. Dari sini aku mulai bersemangat dan bersyukur banget. Awalnya agak ngga percaya juga sih karena kebetulan pas tahun aku, tes kesehatan dan kebugaran cuman berlaku buat jurusan Kepabeanan dan Cukai. Padahal tahun-tahun sebelumnya, semua jurusan harus tes kesehatan dan kebugaran. So, jangan pernah lupain doa.
Next, dengan mantap aku daftar SPMB PKN STAN. Nah, waktu daftar ini, aku bener-bener ngasal milih jalur dan prodi. Bahkan aku ngga ngerti secara spesifik bedanya kemenkeu dan non kemenkeu, bego banget ya. Alhasil aku asal milih jalur kemenkeu dan prodinya aku milih prioritas 1 D-III Akuntansi, prioritas 2 D-I Pajak, dan prioritas 3 D-III Pajak. Kenapa D-I pajak duluan? seharusnya D-III pajak duluan kan. Alasannya, karena aku mengurutkan berdasarkan jumlah kebutuhan yang paling banyak haha parah si. Pokoknya waktu itu, aku ngga mempermasalahkan prodi lah.
Lanjut nih, abis daftar SPMB, aku memutuskan buat fokus ke Ujian Nasional dulu. Walaupun sebenarnya yang aku pelajari materi SBMPTN wkwk. Setelah UN selesai, baru aku fokus ke SBMPTN dengan porsi belajar yang meningkat. Pas disini, aku sama sekali ngga mikirin SPMB karena merasa masih lama ujiannya. Lagian juga di SBMPTN ada TPA dan bahasa inggris. Ya itung-itung sekalian belajar buat TPA TBI STAN.
Singkatnya, tanggal 8 mei aku tes SBMPTN. Sebagai orang yang udah belajar jauh-jauh hari, jujur aku merasa percaya diri haha. Terus sambil menunggu pengumuman SBMPTN, aku liburan lah sebentar. Eh, tiba-tiba keluar pengumuman hari dan sesi tes masuk STAN. Aku kena hari pertama banget sesi kedua. Yaap, berakhirlah liburan.
Nah, waktu itu aku ingat banget mulai belajar SPMB H-22. Pokoknya, 22 hari itu aku lebih ke latihan soal TPA, terus kalau TBI, aku belajar ulang tentang grammar dengan bantuan zenius, TWK belajar seadanya, TIU sekalian belajar sama TPA, TKP belajarnya H-1.
Tanggal 28 Juni 2018, Sesi II, Jam 11.30
Aku berangkat dari rumah 2 jam sebelum tes dimulai. Diantar sama kedua orang tua. Keawalan banget ya? Engga kok, sampai disana udah lumayan rame peserta lain. Sebelum masuk ke lokasi ujian aku salam dan minta doa restu sama orang tua biar dimudahkan ujiannya. Nah, sebelum aku masuk ke ruang tunggu ujian, aku diarahkan oleh panitia untuk verifikasi data. Buat diperiksa kelengkapan dan kecocokan data dengan KTP. Hal ini dilakukan biar ngga ada kecurangan ya. Kalo udah selesai verifikasinya dicap tangannya sebagai bukti udah terverifikasi. Terus abis verifikasi data, aku dibawa ke ruangan lain buat naroh tas. Semua barang seperti HP, dompet, alat tulis, bahkan air minum pun harus di tas. Peserta hanya diperbolehkan membawa BPU dan KTP. Alhasil selama diruang tunggu, aku mencoba diam biar ga haus. Lumayan capek sih nunggu dan diem selama kurang lebih 1,5 jam. Tapi ya mau gimana lagi ya. Oh iya, pas di ruang tunggu, para peserta ditayangin video gimana cara ngerjain soalnya nanti, karena seperti yang udah kita tahu, ujiannya pakai komputer.
Well,
Ujian pertama SKD. Aku memilih buat mengerjakan TKP dulu abis itu TWK dan terakhir hitung-hitungan, TIU. Setelah waktunya selesai, secara otomatis nilai langsung keluar. Alhamdulillah semuanya lolos ambang batas. Next, TPA. Di TPA ini, aku ngerjain sebanyak-banyaknya soal buat menunjang nilai aku karna aku sadar kemampuan di TBI. Yaa, alhamdulillah di TPA juga lolos ambang batas dengan nilai yang lumayan.
Terakhir TBI. Tinggal satu lagi. Nah, waktu ngerjain TBI, aku sempet mikir gimana ya kalo aku misalnya gagal disini. Well, secara soal nya mantap banget, error recognition nya parah terus waktunya singkat pula. Tapi aku tetep berusaha konsenterasi dan positif. Jadilaah, selama ngerjain TBI aku ngga henti berdoa, berharap jawaban yang aku pilih benar. Karna aku ngga yakin jawaban yang benar yang mana. Pas detik-detik terakhir, aku mencoba buat mempersiapkan diri apapun hasilnya. Dan alhamdulillah lolos ambang batas. Setelah ujian selesai aku catat nilaiku di kertas BPU dan keluar dari lokasi ujian. Oh iya, btw kertas buramnya ngga boleh dibawa keluar makanya aku catet nilai di kertas BPU. Disini aku salut banget sama panitia, benar-benar bersih dan transparan.
Nah, sambil menunggu pengumuman SPMB PKN STAN, tanggal 3 juli pengumuman SBMPTN keluar. Yaaap, seperti yang sudah aku bilang. Aku gagal. Kecewa iya. Tapi, orang tuaku selalu bilang kalo itu belum rejeki dan mungkin pilihan yang aku pilih bukan pilihan yang terbaik, ambil aja hikmahnya. Aku yang sempat kecewa mulai semangat lagi buat ikutan ujian mandiri. Waktu itu, Aku ikut mandiri universitas luar kotaku dan mandiri univ di kotaku. Mandiri univ luar gagal. Mandiri univ di kotaku belum pengumuman. Sekarang pilihan aku ada tiga. Lulus mandiri, lulus SPMB, atau gap year dan ikut SBMPTN dan SPMB tahun depan. Aku tentunya berharap lulus SPMB. Tapi, kali ini gamau terlalu berharap ntar gagal lagi kaya SBMPTN. Kalaupun lulus mandiri juga alhamdulillah, mana yang terbaiklah pokoknya.
Quotes dikit nih
Tips Bagi Pendaftar SPMB PKN STAN 2019!
Makasih, bagi kalian yang udah baca sampai disini. Aku harap semoga usaha kalian semuanya terjawab! tetap semangat! Nah, sekarang aku mau merangkum beberapa tips buat kalian para pejuang PKN STAN 2019. Sebenarnya kalau bicara tentang tips intinya doa dan usaha aja, tapi disini ada beberapa yang mau aku tambahin. Terus, nanti aku juga mau bagiin beberapa file latihan soal yang aku dapat dari internet juga. Feel free to download!
Tips yang kedua : Kalo udah tau nih apa yang mau dihadapi, coba diskusiin sama orang tua. Minta dukungan karena dukungan itu bener-bener penting. Bisa jadi alasan buat kita untuk terus semangat.
Tips yang ketiga : Barulah belajar dan bikin strategi. Setiap orang pasti punya metode belajar sendiri-sendiri. Nah, kalian cari enaknya gimana nih belajarnya. Kalau aku pribadi, aku buat jadwal dan komitmen sama diri. Kalau waktunya main, ya main. Gausah mikirin belajar. Kalau waktunya belajar ya belajar jangan main. Waktu pas belajar, kalian juga mesti cari gimana caranya biar efektif. Karena kadang udah belajar berjam-jam tapi rasanya ga ada sama sekali yang nyangkut di otak. Ya, itu sama aja buang-buang waktu. Makanya penting juga nentuin cara belajar yang benar dan efektif. Kalau aku, cara belajar aku dengan merangkum. Jadi kalau udah baca buku atau nonton video pembelajaran, aku rangkum semua yang aku dapat dengan bahasa aku sendiri. Alhasil aku lebih ngingat semuanya, ketimbang cuma baca. Walaupun memang agak lama buat ngerangkum semuanya, tapi ngga ada hasil yang mengkhianati usaha kok. Et, jangan lupa juga abis belajar, latihan soal. Biar terbiasa.
Tips yang keempat : Usaha udah, tinggal apa? doa. Jangan pernah capek buat berdoa.
Yap itu aja tipsnya. Untuk strategi ngerjain soal kalian sendiri yang nentuin. Aku ngga bisa ngasi tau secara umumnya karena setiap orang beda kondisi. Intinya kerahkan secara maksimal kelebihan kalian. Misalnya, kalian merasa lebih baik dalam hal berhitung, kerjain sebanyak-banyaknya soal yang berkaitan dengan hitungan. Atau sebaliknya, kalian merasa lebih baik dalam hal berbahasa, ya manfaatkan dengan mengerjakan sebanyak-banyaknya soal yang berkaitan dengan bacaan. Sedangkan untuk kekurangan, cobalah untuk dimengerti, bukan dijauhi ya. Oke?
Oke, itu aja buat postingan kali ini. Panjang banget ya? Aku harap apa yang aku sampaikan bermanfaat dan bisa bikin kalian buat semangat lagi belajarnya. Terlepas dari itu semua, mohon maap apabila ada salah kata. Terima kasih udah baca!
Ditunggu kedatangannya di Kampus Ali Wardhana!
Kalo masih ada yang ingin ditanyakan kalian bisa email aku atau komen dibawah
Nih, bonus : Bahan belajar buat SPMB yang sumbernya aku dapat dari internet, silahkan di downlod





Bileh tau jumlah nilai kamu pas spmb ngga?
BalasHapusIya, TPA 126 TBI 47 Total SKD 392
HapusBoleh tau kemarin di peringkat brapa kak ? Kira2 nilai aman tpa+tbi brp ya kak ?
HapusPeringkat keseluruhannya ga dikasi tahu, palingan persesi aja peringkatnya. Kalo tahun lalu yang jalur kemenkeu amannya kira-kira 150an, kalo yang nonkemenkeu kira-kira 100an.
HapusTerima kasih infonya
BalasHapusSama-sama, semangat ya
HapusAssalamualaikum... Mau nanya Agan Nilai Un nya berapa ?
BalasHapusWaalaikumsalam, Gan
HapusTerkait nilai UN, tenang aja, ga berpengaruh kok, yang penting lulus dan nilai rata-rata ijazah terpenuhi ya
Kak sewaktu ujian kalau di tkd sudah tidak lolos ambang batas masih lanjut tpa dan tbi atau sudah berhenti sampa tkd saja?
HapusUntuk tahun aku, apabila di TKD tidak lolos ambang batas, sistem akan tetep lanjut ke TPA TBI.
HapusSemangat ya!
Tkp nya gimana kak soalnya?susah ngga kak? Kan di tes cpns banyak yang gugur di tkp,
BalasHapusTKP banyak latihan soal aja ya, karna kalo udah kebiasaan insyaAllah engga susah kok.
HapusTerus, nanti sebelum ngerjain soal TKP, baca-baca dulu judul di atas soalnya karna itu kuncinya. Misal judulnya, "Menjadi pribadi yang jujur", nah dari beberapa opsi nanti, cari jawaban yang paling cocok dan mendekati dengan judul tadi. Ingat, yang paling cocok dan mendekati ya, bukan yang menurutmu paling baik.
Untuk soal TKP coba de cari-cari referensi di google, biar makin kebiasaan.
Oh iya, tambahan, sepengalaman aku sih, kalo ngerjain TKP jangan banyak mikir, biasanya kalo udah kebanyakan mikir, bakalan sulit buat nemuin jawaban yang tepat. Semangat!
Terimah kasih banyak kk :)
BalasHapusIya sama-sama, semangat ya
HapusKak tips buat twk kak?
BalasHapusBanyak baca aja ya buat TWK
HapusKakak saat ngerjain tpa banyak pake carcep atau enggak kak?
BalasHapusIya, karna waktu terbatas, bagusnya TPA memang pake carcep sih. Pokoknya banyakin aja latian soal-soal TPA ntar lama-lama jadi kebiasaan
Hapusmakasih sharing pengalamannya
BalasHapusijin sedot ya...buat ponakan ibu yg taon depan dipersiapkan ikut ujian masuk STAN
Ka gimaana apa aku bisa lolos taun ini (perangkingan) soalx nilai TPA/tbi 110 msg msg lewat ambang batas kira Kirakan saja kak ,balas mksh.
BalasHapusAku ga bisa mastiin kamu bisa lolos tahun ini atau engga. Kalau lihat tahun lalu yang jalur kemenkeu amannya total TPA TBI 150an, kalo yang non kemenkeu 100an ada yang masuk. Tahun ini kan digabung, dan katanya TKPnya susah ya? banyak yang gugur kan? bisa aja kamu masuk. Pokoknya banyak-banyak doa aja ya, semangat
HapusMaksudnya digabung itu gimana kak? Pemeringkatan jadi satu gitu (kemenkeu dan no kemenkeu) ?
HapusTolong infox kak sebelum tgl 26 Juli 2019
BalasHapusTwk 140
BalasHapusTiu 105
TKP 143
TPA 77
TBI 35
Bagaimana penjelasan kk
Sepengetahuan kakak
Berdoa aja yaa semoga rejeki
HapusIa kak emang susah tkpx
BalasHapusMisi kak, mnurut kk peluang ku gmn dengan nilai total tpa tbi148 sisanya msk ambang smua. Dilihat dr tahun ini yg banyak gugur tkp tapi tpa tbi nya tinggi
BalasHapusBerdoa aja yaa semoga rejeki
HapusKakak ada tes wawancaranya pas spmb?
BalasHapusEngga ada lagi tes wawancara
HapusKak,mau nanya dong.
BalasHapusUntuk yang bea cukai D1,perempuannya banyak nggak sih kak
Carcep TPA kakak tau darimana buku atau referensi lainnya ?
BalasHapusKa aku mau tanya , kan kaka di terima dua duanya ya ka
BalasHapusJadi kaka pilih yg mana
Kakk.. aku boleh lebih banyak nanya2 lg kak lwt Intagram kakak?
BalasHapusiya boleh, @dewitaadesmayani
HapusKak, rekomendasi buku buat belajar TPAnya kak
BalasHapusCoba cari buku TPA yang banyak soalnya dan tiap soal dibagi per materi. Makin banyak soalnya makin baik buat latihan.
HapusKak mau nanya nih... Kira-kira tes wawancara itu ada setiap tahunya? Trus kalau ada mnta tipsnya dong kak.. gimana cara ngehadapin test interview. Oh iya sama tips test larinya supaya bisa stabil dan ga berhenti sampai 12 menit
BalasHapusMAKASIH BANYAK KAK! Semoga sukses selalu!
BalasHapusMakasih banyak ka
BalasHapusemang kenapa ka kita ga perlu mengikuti bimbel PKN STAN ? bukannya itu lebih baik ya.
BalasHapustergantung pribadimu kalo kamu ngerasa butuh bimbel ya ikut, kalo gak ya gapapa belajar sendiri aja
HapusMakasih banyak kak, sangat membantu
BalasHapusBtw, yang link skd kok ga bisa dibukak ya kak
BalasHapusKa, makasih banget infonya, kira2 soal utbk sama usm Stan itu mirip gak ya? Lebih sulit mana usm stan atau utbk??
BalasHapusMakasih banget untuk share pengalaman and ilmu yang dishare semoga bermanfaat untuk Kaka dan kita yang lagi berjuang masuk STAN, aamiin
BalasHapusThe Casino Directory | JtmHub
BalasHapusThe Casino www.jtmhub.com Directory is a complete directory febcasino for casino https://septcasino.com/review/merit-casino/ and sportsbook operators in Ireland and https://vannienailor4166blog.blogspot.com/ Portugal. Jtm's gri-go.com comprehensive directory provides you with more than 150